Laman

Kamis, 06 Juni 2013

Manajemen Produksi

Fungsi produksi
Terminologi penting dalam teori produksi
1.Fungsi produksi
2.Biaya produksi minimum
3.Jangka waktu analisis
4.  Perusahaan dan industri
Pengertian Produksi
Proses mengubah input menjadi output.
Produksi  meliputi semua kegiatan untuk menciptakan/menambah nilai/guna suatu barang/jasa.

Fungsi produksi
Fungsi produksi menunjukan hubungan antara faktor-faktor produksi (input) dan tingkat produksi yang diciptakan (output)
Q = f (K, L, R, T)
Q = output
K = modal
L = tenaga kerja
R = kekayaan alam
T = Teknologi
Jangka Waktu Produksi
Jangka waktu dibedakan menjadi 2:
Jangka Pendek (short run). yaitu jangka waktu ketika input variabel dapat disesuaikan, namun  input tetap tidak dapat diubah.
Jangka Panjang (long run) merupakan satu waktu dimana seluruh input variabel maupun tetap yang digunakan perusahaan dapat diubah.
Teori produksi dg satu faktor produksi variabel (analisis jangka pendek)
Pada umumnya faktor produksi yang dianggap variabel adalah tenaga kerja
Modal, tanah dan teknologi dianggap tetap atau konstan
Hukum hasil lebih yang semakin berkurang (law of diminishing return)
Jika faktor produksi yang dapat dirubah jumlahnya (tenaga kerja) terus menerus ditambah satu unit, pada mulanya produksi total akan semakin banyak pertambahanya, tetapi sesudah mencapai suatu tingkat tertentu produksi tambahan akan semakin berkurang dan akhirnya mencapai nilai negatif dan ini menyebabkan tambahan produksi total semakin lambat dan akhirnya ia mencapai tingkat yang maksimum untuk kemudian menurun.
Beberapa pengertian penting dalam Teori Produksi
1. Produk total (Total product) yaitu keseluruhan output yang dihasilkan dari hasil penggunaan sejumlah faktor produksi tertentu.
2. Produk rata-rata (Average product) yaitu produksi yang dihasilkan oleh satu orang tenaga kerja /input variabel (AP = TP / L)
3. Produk marjinal (marginal product) yaitu tambahan produk yang diakibatkan oleh bertambahnya seorang tenaga kerja, dan sebaliknya (DTP / DL)
Tabel: Pengaruh perubahan tenaga kerja atas produksi beras
Kurva Produksi Total, Produksi Rata-rata dan Produksi Marginal
Tahap I menunjukkan tenaga kerja yang masih sedikit, apabila ditambah akan meningkatkan total produksi, produksi rata-rata dan produksi marginal.
Tahap II Produksi total terus meningkat sampai produksi optimum sedang produksi rata-rata menurun dan produksi marginal menurun sampai titik nol.
Tahap III Penambahan tenaga kerja menurunkan total produksi, dan produksi rata-rata, sedangkan produksi marginal negatif.
Kurva  Isoquant

 kurva Isoquant
a. kurva produksi sama (isoquant)
  Isoquant menunjukkan kombinasi 2 macam input yang berbeda yang menghasilkan output yang sama.
Ciri-ciri isoquant
Mempunyai kemiringan negatif
Semakin ke kanan kedudukan isoquant menunjukkan semakin tinggi jumlah output
Isoquant tidak pernah berpotongan dengan isoquant yang lainnya
Isoquant cembung ke titik origin.
Kurva Isocost
b. Garis ongkos sama (isocost)/ kurva biaya sama.
  Menunjukkan semua kombinasi 2 macam input  yang dibeli perusahaan dengan pengeluaran total dan harga faktor produksi tertentu.
Gambar Meminimumkan Biaya atau Memaksimumkan Keuntungan
c. Meminimumkan biaya produksi
Untuk meminimumkan biaya produksi maka kemiringan garis isocost harus sama dengan isoquan atau   ΔK      PL
    ΔL       PK
Jawablah pertanyaan berikut!!
1. apa yang dimaksud dengan fungsi produksi?
2. apa yang dimaksud dengan kurva isoquant?
3. apa yang dimaksud dengan kurva isocot?
4. bagimanakah caranya memaksimalkan keuntungan dan meminimumkan biaya?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar